Taling Tak Pengaruhi Waktu Belajar Siswa
TARAKAN - 2 siswa ini melakukan simulasi ini merupakan siswa pilihan yang dapat menjadi kepanjangan tangan pemerintah kota dalam membimbing rekan-rekannya untuk peduli terhadap lingkungan. Sampah yang ia bawah dalam simulasi ini merupakan sampah rumahtangga dan sekolah yang ia kumpulkan.
“Dengan adanya program tabungan lingkungan ini, tidak akan menggangu proses belajar di sekolah. Justru program ini bisa menjadi salah satu model pembelajaran untuk membangun kebiasaan hidup melestarikan lingkungan,” ujar Dinda Chesy Siswa SMPN 1 Tarakan.
Keinginannya untuk mengikuti program taling, dikarenakan cita-citanya untuk memperoleh perlengkapan alat tulis yang dapat ia gunakan di sekolah. Besar harapan dinda program berbasis lingkungan ini bisa terus berlanjut. (mus/cia)


